TES HIV

Seseorang dapat hidup dengan HIV selama bertahun-tahun tanpa mengalami gejala apapun.
Satu-satunya cara untuk memastikan status kamu adalah dengan melakukan tes HIV.
Di sini akan dijelaskan bagaimana cara tes HIV dan dimana kamu bisa melakukan tes

Apa itu tes HIV?

Tes darah adalah cara yang biasa dipakai untuk mendeteksi HIV. Tes biasanya dilakukan dengan mengambil sample darah klien, dan memeriksa antibodi nya. Antibodi itu dibuat oleh sistem kekebalan tubuh sebagai reaksi terhadap infeksi oleh virus tersebut. Apabila tidak ada antibodi, seseorang disebut sebagai antibodi negatif (seronegatif atau HIV-negatif). Hasil tes dapat negatif (atau disebut ‘non-reaktif’) apabila seseorang baru saja terinfeksi, karena setelah terinfeksi pembentukan antibodi makan waktu sampai tiga bulan. Masa antara infeksi dan terbentuknya cukup banyak antibodi untuk menunjukkan hasil tes positif disebut ‘masa jendela’.

Apakah saya sudah seharusnya di tes?

Seberapa sering kamu harus melakukan tes tergantung pada seberapa aktif kehidupan seksual kamu, dan bagaimana cara kamu berhubungan seks. Didasarkan dari standar medis di seluruh dunia, YGD merekomendasikan semua laki – laki Gay dan laki-laki lain yang berhubungan seks dengan laki-laki lainnya (LSL) yang aktif secara seksual untuk melakukan test HIV setidaknya setiap 3 - 6 bulan. Rekomendasi yang sama juga ditujukan untuk teman – teman waria. 

Segeralah melakukan konsultasi dan konseling ke petugas medis atau konselor jika kamu telah melakukan hubungan seks yang tidak aman (seks tanpa kondom) dengan pasangan tidak tetap.

Ingat, satu-satunya cara untuk mengetahui status HIV kamu adalah dengan melakukan test sesegera mungkin.

Apa yang terjadi pada tes HIV?

Prosedur test di Bali biasanya petugas medis akan mengambil sampel darah dari lengan menggunakan jarum suntik dan darah di test di lab dengan menggunakan rapid test yang cepat. Di beberapa klinik, hasil umumnya diberikan dalam waktu 30 menit.

Jika hasil tes kamu adalah positif, tes lanjutan diberikan untuk mengkonfirmasi keakuratan hasilnya.

Bagaimana prosedur tes?

Tes HIV di Bali umumnya adalah gratis, dimana melibatkan tenaga medis dan dokter sebagai pendamping. Semua layanan kesehatan yang direkomendasikan oleh Gaya Dewata memiliki dokter yang sudah paham akan isu gender dan seksualitas. Sebelum test, klien akan di konseling yang membahas mengapa kamu memutuskan untuk melakukan test dan apa risiko yang mungkin akan dihadapi. Konselor harus menjelaskan kepada klien bagaimana tes akan bekerja, apa hasil yang mungkin terjadi dan akan bertanya bagaimana kamu akan bereaksi terhadap hasil apa pun yang kamu dapatkan.

Berapa lama waktu yang diperlukan untuk HIV untuk muncul dalam test?

Tanda-tanda infeksi HIV tidak dapat terdeteksi dalam darah secara langsung, ini biasanya membutuhkan waktu dua minggu dari infeksi (kadang-kadang lebih lama).

Bila hasil tes HIV adalah negatif, tetapi yang bersangkutan sudah berperilaku berisiko terinfeksi HIV dalam tiga bulan sebelum dites, dia mungkin masih dalam masa jendela, dan hasil tes mungkin tidak benar. Oleh karena itu, dalam keadaan ini, orang tersebut harus dites ulang, paling cepat tiga bulan setelah peristiwa berisiko terakhir.

Jika tidak ada tanda-tanda infeksi ditemukan berarti tes ini 'negatif', jika infeksi ditemukan itu adalah 'positif'. Seseorang yang tes 'positif' berarti dalam darahnya ada HIV dan mereka perlu dites untuk kedua kalinya untuk benar-benar yakin hasilnya akurat. Hasil tes positif tidak berarti seseorang memiliki AIDS atau akan pergi untuk mendapatkannya, tapi itu tidak berarti mereka dapat menularkan HIV, misalnya, mereka memiliki hubungan seks tanpa kondom atau berbagi peralatan suntik.

Apa yang terjadi jika hasil test saya positif?

Untuk membuka hasil test, maka diperlukan juga post test. Jika hasil tes kamu negatif, konselor akan mengkonseling kamu agar mengetahui langkah apa yang bisa diambil sehingga kamu tetap menjadi negatif.

Jika hasil kamu positif, maka konselor akan memberikan dukungan yang tersedia dan langkah yang akan dilakukan untuk selanjutnya.
Lihat bagian positif HIV untuk informasi lebih lanjut tentang hidup dengan HIV.

Jika saya tes HIV dan hasilnya Positif, apakah itu berarti saya sudah menjadi AIDS?

Ingat, tidak ada istilah “test AIDS”. Hasil tes HIV positif tidak berarti kamu memiliki AIDS atau akan mendapatkannya, hanya saja ini berarti kamu memiliki HIV dalam tubuhmu. Dengan obat HIV yang efektif saat ini, seseorang yang tes sedini mungkin dan mengetahui status positif nya lebih awal sehingga mulai pengobatan dengan tepat waktu akan dapat hidup sehat , bahagia dan lebih lama.

Lakukan Tes!