PERAWATAN HIV

Dengan pengobatan dan perawatan yang tepat, banyak orang yang hidup dengan HIV dapat hidup seperti layaknya seseorang yang HIV negatif

Apakah ada pengobatan untuk HIV?

Anda mungkin pernah mendengar bahwa HIV akan berkembang menjadi AIDS yang fatal  yang tidak ada obatnya. Hal ini tidak akan terjadi lagi, karena sudah ada obat ARV (Anti retroviral).  Sebagian besar infeksi oportunistik terkait dengan HIV dapat diobati dan yang lebih penting dapat dicegah. Obat ini menghambat perkembangan HIV dalam tubuh sehingga orang dengan HIV dapat hidup lebih lama dan menghindari AIDS. Obat ARV harus diminum seumur hidup dan akan efektif  kalo dikonsumsi dengan kepatuhan yang konsisten (tepat waktu setiap hari). Hal ini penting karena konsisten ARV  sangat membantu efektivitas terapi.

Untuk meningkatkan kepatuhan (kepatuhan maksudnya adalah ketika obat diambil secara konsisten), pemerintah telah mengeluarkan obat ARV kombinasi dosis tetap sehingga ODHA hanya perlu meminum satu pil sekali sehari. Sebelumnya ODHA harus meminum sejumlah pil setiap hari.

Berapa biaya pengobatan?

Obat ARV sangat mahal, tapi pemerintah Indonesia telah mensubsidi dan memberikan secara gratis untuk warga negara Indonesia  yang positif HIV. Obat ARV tersebut tersedia di beberapa rumah sakit pemerintah terpilih dan di klinik yang mengkhususkan diri pada pasien yang hidup dengan HIV.

Kapan saya harus mulai mengambil perawatan?

Saat ini pemerintah Indonesia dengan motor Kementerian Kesehatan sedang menjalankan sebuah proyek percontohan yang diberi nama SUFA (Strategic Use of ARV). Ini adalah sebuah proyek percontohan guna memutus mata rantai penularan HIV dengan strategi memberikan pengobatan ARV kepada setiap ODHA tanpa melihat angka CD4. Sebelumnya, ODHA baru disarankan memulai terapi ARV jika angka CD4 berada dibawah angka 350.

Mengapa penting?

Dengan melakukan terapi secara dini dan konsisten,  ODHA akan dapat menurunkan jumlah HIV dalam tubuhnya. Hal ini tidak hanya memastikan bahwa ODHA mampu menjaga sistem kekebalan tubuh yang sehat, tetapi juga menurunkan kemungkinan  menularkan HIV kepada orang lain. Konsistensi pada pengobatan dapat membuat HIV dalam tubuh ODHA ke tingkat tidak terdeteksi.

Apakah yang dimaksud dengan "viral load tidak terdeteksi"?

Untuk informasi lebih lanjut lihat di situs ini

gueteman2bali medika

Lakukan Tes!